Senin, 30 Desember 2013

Serotonin memengaruhi kebahagiaan, kok bisa?

Assalamu'alaykum guys..

Alhamdulillah kita masih bertemu nih.. Pada entri Novi kali ini, Novi akan berbagi sedikit pengetahuan yang Novi dapat dalam sebuah buku yang sebelumnya pernah Novi baca. Serotonin? apa itu serotonin? Terdengar cukup asing. Mau tahu apa itu serotonin dan mengapa bisa mempengaruhi kebahagiaan? Ikutin terus ya guys..



       Mungkin masih terdengar asing dengan istilah serotonin, apa sih serotonin ? Serotonin adalah cairan otak yang terdiri dari zat-zat kimia yang mengatur apa saja yang kita lakukan, pikirkan, ataupun yang dirasakan. Otak manusia menghasilkan suatu pikiran atau proses dengan cara menghubungkan berbagai saraf dengan ujung-ujung akson dan mengirimkan rangsangan listrik yang sangat ringan. Tetapi, tidak ada satupun yang saling bersentuhan. Semua hubungan itu dibuat dengan tetesan mikroskopis dari cairabn otak yang elektrolitis, serotonin, dan beberapa zat kimia tertentu lainnya. Bisa dibayangkan jika seandainya tanpa cairan otak (serotonin) maka tidak ada hubungan, pikiran, atau tindakan.
       Keasingan inilah yang mendorong saya untuk mencari tahu tentang serotonin (cairan otak) beserta penyebab-penyabab terbentuknya cairan tersebut dengan membaca sebuah buku yang menjelaskan tentang seluruh organ otak . Ternyata terdapat banyak hal yang baru saya ketahui tentang serotonin dan dapat diperoleh hasil-hasil pernyataan mengenai cairan tersebut.
       Berdasarkan penulusuran tersebut, saya mengetahui bahwa banyaknya serotonin yang tersedia bagi otak menentukan tingkat energy, motivasi, kemampuan mengingat, kemampuan berkonsentrasi pada pelajaran di sekolah atau olahraga dan lain-lain. Tingkat serotonin juga mengontrol tingkat kebahagiaan yang dirasakan.


          Jika persediaaan jumlah serotonin yang ada berkurang, maka akan menjadi mudah marah, malas, depresi, putus asa, dipenuhi rasa bersalah, kesepian, mengkitik diri sendiri dan orang lain, menarik diri dari pergaulan, bahkan mungkin timbul rasa keinginan untuk bunuh diri.
          Bagi para pelajar, kekurangan serotonin juga dapat menurunkan prestasinya. Pada saat kadar serotonin otak rendah, seseorang jadi kurang nafsu makan dan kehilangan berat badan dengan sendirinya. Hal ini sangat berbahaya bagi remaja. Sehingga kadar serotonin sangat mempengaruhi kebahagiaan seseorang.
        Membentuk cairan otak menjadi lebih banyak dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu meningkakan produksi zat kimia dan mencegah berkurangnya produksi zat kmia. Untuk meningkatkan produksi zat kimia harus memakan makanan yang seimbang, dengan menggabungkan protein, karbohidrat, vitamin B, serta istirhat yang cukup. Pisang, daging kalkun dan daging-daging lainnya, serta produk-produk susu (susu keju, yoghurt, dan lain-lain) akan membantu meningkatkan jumlah serotonin pada otak. Sebaliknya, ganja, alcohol, dan lain-lain akan menurunkan kadar serotonin pada otak. Kurang tidur juga akan menurunkan serotonin. Jadi kuncinya adalah ntuk memetik hasil yang luar biasa berharga jika menemukan cara untuk hidup teratur dengan cara tidur cukup, mengonsumsi makanan seimban, serta berpikiran positif.
      Selain karena ganja, alcohol, dan kurang tidur, ada juga beberapa penyebab terjadinya kekurangan cairan otak (serotonin) pada manusia, yaitu hipotirodisme, Infectious mononucleosis, terlalu banyak stress, ketidakaktifan (kurangnya aktivitas fisik) dan depresi.
Untuk mengatasi masalah depress dapat dilakukan dengan pengobatan, yaitu konseling ; konseling dan pengobatan ; serta perawatan rumah sakit.

Beberapa saran yang mungkin dapat membantu meningkatkan serotonin pada otak, yaitu :
  •   Carilah aktivitas fisik. Sesibuk apapun, tubuh dan otak sangat memerlukan aktivitas fisik untuk belajar dan berolahraga. Pastikan tiroid dan organ-organ lainnya berfungsi dengan baik.
  • Pelajarilah pembahasan tentang masalah gaya hidup. Berusahalah untuk disiplin dan konsisten.
  • Pilihlah tiga hal positif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aliran cairan otak. Untuk setiap pilihan berilah langkah-langkah kongkret yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.


Hal yang perlu diingat bahwa serotonin merupakan zat kimia otak yang sangat penting dalam otak dan untuk meraih kebahagiaan. So… untuk itu, kita harus menjaga keseimbangan agar hari-hari yang dilakukan pun terasa lebih ceria dan bahagia.
Hindari stres yang berlebihan ya guys, supaya otak kita tetap dapat berpikiran jernih dan juga dapat mengurangi kita dari resiko berbagai macam penyakit.
Cobaan atau masalah apapun yang kita terima, ikhlaskan dan berlapang dada. Katakan "Wahai masalah besar, aku punya Tuhan Yang Maha Besar" dan yakinkan dalam hati bahwa kita dapat menghalaunya.

Guys, cukup sampai disini dulu ya entriku kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

0 komentar:

Posting Komentar

 
;