Bagaimanakah
Pancaindra Bekerja?
Assalamu’alaykum.
Guys, berjumpa lagi nih dengan
tulisan Novi. Entri kali ini Novi akan berbagi dengan teman-teman mengenai
bekerjanya pancaindra. Penasaran? Kalau teman-teman ingin tahu, yuk simak
baik-baik ya.. ^_^
Teman-teman tahu kan lima
pancaindra manusia? Tahu dong.. Lima pancaindra manusia antara lain indra
pendengaran (telinga), indra penglihatan (mata), indra penciuman (hidung),
indra pengecap (lidah), dan indra peraba (kulit). Lalu, bagaimana sih cara
kerja kelima indra manusia?
1.
Bagaimana kita bisa mendengar?
Ketika gelombang
bunyi memasuki telinga bagian luar, bunyi itu bergerak melewati saluran yang di
ujungnya terdapat gendang telinga. Di belakang gendang telinga terdapat
tulang-tulang pendengaran, yaitu tulang martil, tulang landasan, dan tulang
sanggurdi. Ketiganya menyentuh gendang telinga. Ketika gelombang bunyi mengenai
gendang telinga, ketiga tulang tersebut ikut bergetar. Getaran tulang-tulang
ini akan menggetarkan cairan dalam rumah siput. Di dalam rumah siput, sel-sel
meneruskan bunyi ke saraf, kemudian mengirimnya ke otak. Otak mengenalinya,
pengenalan inilah yang disebut pendengaran.
2.
Bagaimana kita bisa melihat?
Gelombang
cahaya pertama-tama akan melewati lensa. Lensa memfokuskan gelombang cahaya
sehingga jatuh tepat pada retina. Rtina memiliki sel saraf yang sensitif
terhadap cahaya. Sel tersebut akan menerjemahkan glombang cahaya menjadi impuls
saraf yang bergerak dalam saraf optik ke otak. Rangsangan yang sampai di otak
akan diproses sehingga kta dapat mengetahui bentuk dan warna benda yang kita
lihat.
3.
Bagaimana kita bisa mencium bau?
Ketika kita
menghirup udara, udara melewati ruang di belakang hidung yang berupa bisang
sempit. Bidang sempit ini terdiri atsa jutaan reseptor bau yang disebut
reseptor olfaktori. Rambut-rambut indara mencuat dari permukaan sel reseptor
ini. Rambut tersebut dapat mendeteksi bau dan meneruskan informasi sepanjang
serabut saraf ke otak.
4. Bagaimana
kita bisa mengecap suatu rasa?
Lidah dilapisi
olh tonjolan kecil yang disebut kuncup pengecap. Kuncup pengecap bereaksi
terhadap rasa sederahana dan meneruskan pesan ke otak. Kuncup pengecap ini
meneruskan informasi rasa yang berbeda sebagai pesan ke otak. Otak kemudian
memproses informasi dan mengatakan kepada kita makanan apa yang sebenarnya ada
di dalam mulut kita.
5. Bagaimana
kita dapat merasakan sentuhan?
Indra perasa
kita menyebabkan kita dapat merasakan panas, dingin, sakit, dan tekanan. Semua faktor
lingkungan tersebut dirasakan oleh serabut saraf yang terdapat di epidemis dan
dermus kulit. Seperti pada semua indra, saraf engirimkan informasi ke otak
melalui sistem saraf.
Subhanallah..
betapa Maha Besar Allah yang telah menciptakan kita semua. Sekecil apapun yang
dibutuhkan manusia, Allah perhatikan dengan rinci. Guys, maka dari itu kita
harus selalu bersyukur atas apa yang Allah berikan pada diri kita. Sesungguhnya
kita masih beruntung memiliki tubuh yang sempurna, dapat mendengar, melihat,
mencium bau, merasakan, dan meraba. Banyak saudara-saudara kita yang sudah
tidak dapat merasakan seperti apa yang kita rasakan. Kita jaga baik-baik
pemberian Allah ini, kita gunakan untuk hal-hal yang positif.
Sampai disini
dulu ya guys, kita berjumpa di entri berikutnya. Semoga bermafaat. Barakallah!’-’)b
Wassalamu’alykum..


.jpg)
.jpg)


0 komentar:
Posting Komentar